Jakarta –
Sesudah sembilan bulan terdampar Di luar angkasa, astronot NASA Butch Wilmore dan Suni Williams Menyesuaikan kembali Didalam kehidupan Di Bumi. Keduanya kembali Di rutinitas harian mereka, seperti berjalan-jalan Didalam anjing dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Wilmore dan Williams juga melanjutkan pekerjaan Di Boeing Sebagai menguji kapsul yang membawa mereka terdampar Di Stasiun Luar Angkasa Internasional.
“Senang rasanya bisa kembali. Saya bisa berlari, Walaupun sangat pelan,” ujar Williams Untuk sebuah wawancara, dikutip Untuk Reuters, Rabu (2/4/2025).
“Rasanya senang bisa merasakan udara, Walaupun udaranya lembab, seperti berhembus melewati Anda, dan melihat orang lain Di lintasan, rasanya sangat menyenangkan. Ini seperti Rumah,” sambungnya.
Wilmore dan Williams, kru pertama yang menaiki pesawat ruang angkasa Starliner milik Boeing yang rusak Di Juni 2024. Sepulangnya Di Bumi, keduanya menjalani pemeriksaan medis rutin Di kantor astronot NASA Pada berhari-hari.
Pemeriksaan tersebut bertujuan Sebagai mengidentifikasi masalah Kesejajaran yang Mungkin Saja dialami Wilmore dan Williams usai lama terdampar Di luar angkasa, seperti tulang dan otot yang lebih lemah, masalah penglihatan, hingga ‘kaki bayi’ yang membuat mereka kesulitan berjalan.
Ketika kapsul mereka dibuka, para astronot itu dibawa keluar Untuk wahana antariksa dan dinaikkan Di atas tandu.
Kini, Wilmore dan Williams melanjutkan tugas sebagai salah satu penasihat Boeing Sebagai Pembaruan pesawat antariksa Starliner.
“Kami Memperoleh perspektif yang sangat unik Pada berada Di wahana antariksa, tidak ada orang lain yang Memperoleh perspektif itu,” pungkas Williams.
(ath/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Kebugaran Terkini Astronot NASA yang Sempat Terjebak 9 Bulan Di Luar Angkasa